Wolfram Alpha atau seperti dalam websitenya ditulis sebagai Wolfram|Alpha merupakan nama mesin pencari (search engine) yang baru-baru ini diluncurkan ke publik setelah sekitar dua bulan yang lalu namanya mulai dikenalkan.





















Tidak seperti Google atau Yahoo yang hasil pencarian utamanya berupa halaman-halaman web mana saja yang terkait dengan keyword yang Anda masukkan, hasil pencarian Wolfram|Alpha berupa jawaban berdasarkan kata kunci atau pertanyaan yang dimasukkan oleh penggunanya. Jawaban dari Wolfram|Alpha merupakan hasil dari komputasi dari berbagai data objektif dengan mengimplementasikan berbagai model, metoda, dan algoritma.














Sebagai contoh, jika misalnya Anda memasukkan pertanyaan who is president of indonesia? sebagai kata kunci pada Google, Anda akan mendapati link ke berbagai halaman web yang mengandung atau terkait dengan pertanyaan tersebut, sedangkan ketika pertanyaan tersebut digunakan pada Wolfram|Alpha, Anda akan disuguhi satu jawaban bahwa presiden Indonesia saat ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono yang dimulai sejak tanggal 20 Oktober 2004.

Terkait contoh di atas, dapat diketahui Wolframe|Alpha bukanlah mesin yang serba tahu, ketika pertanyaan saya ubah menjadi who is first president of indonesia?, Wolframe|Alpha tidak bisa memberikan jawaban, tidak seperti contoh di atas atau ketika ditanyakan who is first president of usa?.
















Contoh lain, ketika saya memasukkan pig flu sebagai kata kunci, oleh Wolfram|Alpha diinterprestasikan sebagai H1N1 (Influenza A), dan hasil yang diberikan berupa data jumlah kasus dan kematian dunia, indonesia dan negara-negara lain jika diinginkan beserta laporan hariannya. Di sini, tidak diberikan penjelasan lain mengenai H1N1, selain angka-angka tersebut.

Untuk masalah di bidang matematika, saya melihat perhitunganyang diberikan oleh Wolfram|Alpha sangat baik, dari langkah yang diberikan sampai penggambaran grafik untuk persoalan-persoalan matematis tertentu. Ini dapat dimengerti mengingat Wolfram sebagai pengembang software Mathematica.


Untuk lebih dapat memanfaatkan layanan Wolfram|Alpha ini, ada banyak contoh yang diberikan yang meliputi berbagai bidang seperti Mathematics, Statistics & Data Analysis, Physics, Chemistry, Materials, Engineering, Astronomy, Earth Sciences, Life Sciences, Technological World , Transportation, Computational Sciences, Web & Computer Systems, Units & Measures, Money & Finance, Dates & Times, Places & Geography, Socioeconomic Data, Weather, Health & Medicine, Food & Nutrition, Words & Linguistics, Culture & Media, People & History, Education, Organizations, Sports & Games, Music, dan Colors.

















Dengan kelebihan yang dimiliki dan kekurangan yang masih ada, Wolfram|Alpha dapat dijadikan sumber ilmu pengetahuan bagi Anda yang memerlukannya.
Diposkan oleh Destian
Berikut Ini Ada cara Untuk Mendapatkan Uang lewat internet(Lumayan Untuk Jajan Anak Sekolah)
Hehehehe....

Saya Akan Kasih beberapa Link Untuk Yg mau ber PTC Ria....

1 World Bux
2 Techno Bux
3 Bux3

Itu Diatas Baru beberapa Aja...
nanti Klo Ada lagi pasti Saya Tambahin Lagi Listnya.....


Nah....
Sblum Mulai PTC....
Sebaiknya Kita Daftar Rekening Online Dulu Di Alertpay.com
Tnang Aja....
Smuanya Gratis Koq....

Enak Bgt Ya...
Udah daftar Gratis....
Trus Dibayar Lagi....
heheheheh
Diposkan oleh Destian
Senin, 09 Juni 2008 di 03:26 | 1 komentar  

Teman-teman pernah mendengar istilah seperti judul di atas ? Istilah tersebut sering digunakan pada sistem jaringan berbasis internet. Dalam dunia maya (internet), masalah keamanan adalah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data-data dan sistem yang ada di internet bisa dicuri oleh orang lain. Seringkali sebuah sistem jaringan berbasis internet memiliki kelemahan atau sering disebut juga lubang keamanan (hole). Nah, kalau lubang tersebut tidak ditutup, pencuri bisa masuk dari lubang itu. Pencurian data dan sistem dari internet saat ini sudah sering terjadi. Kasus ini masuk dalam kasus kejahatan komputer. Istilah dalam bahasa Inggrisnya : Cybercrime.

Hacker dan cracker dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam kejahatan komputer tersebut. Padahal kalau kita melihat apa sebenarnya istilah dan apa saja yang dilakukan oleh hacker maka anggapan tersebut tidak selalu benar.

Hacker adalah sebutan untuk mereka yang menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software. Hasil pekerjaan mereka biasanya dipublikasikan secara luas dengan harapan sistem atau software yang didapati memiliki kelemahan dalam hal keamanan dapat disempurnakan di masa yang akan datang. Sedangkan cracker memanfaatkan kelemahan-kelamahan pada sebuah sistem atau software untuk melakukan tindak kejahatan.

Dalam masyarakat hacker, dikenal hirarki atau tingkatan. Hacker menduduki tempat kedua dalam tingkatan tersebut dan cracker berada pada tingkat ketiga. Selain itu masih ada beberapa tingkatan lain seperti lamer (wanna be) . Berbeda dengan hacker dan craker yang mencari dan menemukan sendiri kelemahan sebuah sistem, seorang lamer menggunakan hasil temuan itu untuk melakukan tindak kejahatan. Seorang lamer biasanya hanya memiliki pengetahuan yang sedikit mengenai komputer terutama mengenai sistem keamanan dan pemrograman. Dalam komunitas hacker, lamer merupakan sebutan yang bisa dibilang memalukan.

Seorang hacker memiliki tujuan yaitu untuk menyempurnakan sebuah sistem sedangkan seorang cracker lebih bersifat destruktif. Umumnya cracker melakukan cracking untuk menggunakan sumber daya di sebuah sistem untuk kepentingan sendiri.

Bagaimana cara cracker merusak ?

Seorang cracker dapat melakukan penetrasi ke dalam sistem dan melakukan pengrusakan. Ada banyak cara yang biasanya digunakan untuk melakukan penetrasi antara lain : IP Spoofing (Pemalsuan alamat IP), FTP Attack dll.

Pada umumnya, cara-cara tersebut bertujuan untuk membuat server dalam sebuah sistem menjadi sangat sibuk dan bekerja di atas batas kemampuannya sehingga sistem akan menjadi lemah dan mudah dicrack.

Menjadi hacker adalah sebuah kebaikan tetapi menjadi seorang cracker adalah sebuah kejahatan.

Diposkan oleh Destian

Bagaimana cara menjadi hacker? Demikian pertanyaan yang kerap diajukan kepada saya. Pertanyaan ini memang singkat, tapi jawabannya bisa sangat panjang. Berikut ini jawaban singkat saya. Pertama-tama, untuk menjadi pakar di sebuah bidang dibutuhkan waktu. Tidak bisa menjadi hacker dalam satu atau dua minggu saja. Kalau menjadi script kiddies (yang hanya bisa menjalankan program) sih bisa saja. Tapi, biasanya ini menjadi bahan tertawaan. Sama halnya untuk menjadi seorang pemain sepak bola yang jagoan, atau menjadi musisi yang andal, dibutuhkan waktu untuk berlatih tahunan. Seperi halnya seorang ibu yang hamil, dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan sebelum anaknya lahir. Bayi tidak bisa dipaksakan untuk lahir dalam waktu 1 bulan tanpa menimbulkan masalah. Untuk itu, dibutuhkan kesabaran untuk belajar, banyak membaca, berlatih, dan praktik. Jangan terburu-buru. Sabar.

Yang kedua, perlu diperhatikan masalah integritas. Menjadi hacker bukanlah menjadi orang yang senang merugikan dan merusak milik orang lain. Yang itu namanya cracker. Rugi dan percuma untuk menjadi cracker. Jika kita nakal dan merusak, maka orang lain tidak akan memberikan kesempatan kepada kita untuk belajar, apalagi untuk bekerja. (Apakah Anda akan mempercayai maling untuk belajar di rumah Anda? Apalagi untuk bekerja?) Jadilah orang yang jujur dan memiliki etos kerja yang tinggi. Khususnya di bidang keamanan (security), integritas ini biasanya lebih diutamakan ketimbang kemampuan (skill).

Diposkan oleh Destian
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates